Cerita Seks – Ngeseks dengan Pak Ustadz


Kenalin namaku lia, umur 15 th, wajah cantik kata temen2ku sih. Aku masih kelas 3 SMP. Dan diusiaku yang masih belia, pergaulanku sudah begitu bebasnya, aku sudah sering gonta ganti pacar, bahkan sudah sering pula aku ngeseks dengan pacar-pacarku itu. Petualanganku itu akhirnya diketahui oleh orangtuaku, akhirnya ortu marah besar. Akhirnya mereka memutuskan agar aku sekolah di pondok pesantren,.awalnya aku ga mau masuk,tapi ortu tetap memaksaku.

www.inginseks22.com

Singkat cerita aku menjadi santriwati di ponpes yang terkenal disiplin dan keras. Namun setelah beberapa lama aku sekolah di situ, aku malah menemukan bahwa para pengajarnya atau ustadz2nya keliatan seperti haus sex, terutama yang namanya Pak Imam, sebab setiap beliau . melihatku pasti selalu memamdang ke arah susuku. Berbekal pengalamanku soal seks, maka timbul niat isengku untuk ngerjain Pak Imam ,

Maka sengaja sewaktu mau berangkat ngaji,sengaja aku tak memakai bra, hanya ku tutupi dengan jilbab saja. Tak lama kemudian Pak Imam pun datang, dan segera memulai pelajarannya. Setelah beberapa menit memberikan pelajaran, Pak Imam melirikku, langsung ku buka jilbab bagian bawahku dengan alasan gerah. Dan saat melihat kea rah dadaku Pak Imam pun tak berkedip sedikitpun. Akhirnya Pak iman berjalan mendekatiku dan bertanya.

“Lia … kamu sudah paham belum? ucapnya
“Eemm masih agak bngung pak….” jawabku
“Yang bagian mana ? Tanya Pak Imam
“ini pak…” jawabku sambil menunjuk kearah bukuku
“Oh yang ini ..” Jawab Pak Imam sambil tangan Pak Imam menempel tepat di putingku,
“Aahhhhh … “ gelii bangett rasanya, aku menyembunyikan muka merahku dengan menunduk

Namun aku tak berani mendesah keras, karena ada banyak temen sekelas. Selanjutnya Pak Imam meneruskan menerangkan kepadaku sambil tangan yang satunya terus memilin putingku dari luar bajuku.

“Gimana lia…. Sudah paham?” Tanya Pak Imam
“Sudah pak…”, aku hanya pura2 paham.
“Anak2, hari ini sudah dulu pelajarannya, sebab bapak mau ada acara.rapat.

Disaat kami berbenah dan bersiap untuk pulang tiba-tiba Pak Imam memanggilku

”Lia…, nanti kamu mampir ke rumah bapak ya, sebab ada yang nunggu kamu di rumahku”
“iya pak…” jawabku

Singkat cerita sampailah aku di rumah Pak Imam, ternyata rumahnya sepi gak ada orang, akhirnya akupun bertanya pada Pak Imam…

“ Pak…siapa sih yang nungggu pak?
“aku sendiri Lia…” jawabnya

Tanpa aku sangka sama sekali tiba-tiba bibirku di lumat Pak Imam dengan ganasnya

“Mmmmhhhhh …ahhh paak,…” desahku

Susuku langsung dirmasnya dengan penuh nafsu, rasaku saat itu seperti terbang melayang ke langit.

“Mmmmuuaacchh ….. “

Lidah kami pun saling berbelit dengan liarnya, saling sedot dan saling mengkait.

“Liaa … pegangin kontolku ya…! Pinta Pak Imam
“Accchhh…. Pak” desahku sambil tangankupun segera menerobos masuk ke dalam sarung Pak Imam ,
“Kontol Bapak gede banget…? pujiku
“Ya Lia,…sering aku kocok kok, sekarang gentian lia yang ngocokin ya,… “ pinta Pak Imam
“iya pak…” jawabku singkat
“Kita ke kamar aja yuk…”

Dengan pelan aku mengangguk, sebab aku sendiri sudah dilanda birahi yang ingin sgera minta dituntaskan.

“Lepas semua pakaianmu Lia…” kata Pak Imam sambil melepaskan semua pakaiannya. Akhirnya tak berapa lama kami sudah sama-sama bugil.

Pak Imam segera berbaring di ranjang, dan akupun segera menggemgam kontolnya. Perlahan kukocok-kocok batangnya, sementara kepala kontolnya aku jilatin dengan penuh nafsu. Karena merasa sudag tak kuat lagi, maka pak imam segera membalikkan badanku, aku ditindih dan kedua kakiku dibukanya lebar-lebar. Diarahkannya batang kontolnya ke lubang memekku. Dan Blesss… kontolnya amblas ke dalam lubang nikmatku.

Perlahan pantatnya digerakkan naik turun, semakin lama semakin cepat… Aaacchhhhh… begitu nikmat. Hujaman kontol Pak Imam serasa mengaduk-aduk ruang memekku.

“Oooohhhh Pak Imammmm…. Enak bangettt… terussss Paakkkk” desahku merasakan sensasi nikmat yang tiada tara.

Terasa di dalam memekku sesuatu yang akan segera menggelegar keluar, maka aku segera meminta pada pak Imam…

“Paakkkkk… aku mau keluarrrrr…. Genjot yang sepet pakkk… yang kerasssss”

Mendengar desahku, maka Pak imam segera mempercepat sodokannya….

“Aaachhhhhh…. Aku keluaarrrrr paakkkk….” Jeritku
“Aaacchhhh…. Aku juga keluarrrrr Liiiaaaaa….” Desah Pak Imam

Tubuh kamipun lemas bermandikan keringat….

Sejak peristiwa itu, kamipun terus mengulanginya jika ada kesempatan. Dan akupun jadi semakin betah sekolah di situ.

tags #Cerita Seks, Cerita Mesum, Cerita Ngentot, Cerita dewasa, Cerita Seks Pembantu, Cerita seks abg, Cerita Seks Sedarah, Cerita seks Selingkuh, Cerita Seks Tante.

Subscribe to receive free email updates: