Cerita Seks - Istriku Ngetot dengan Lelaki Lain Seijinku

Cerita Seks, Cerita Mesum, Cerita Ngentot, Cerita dewasa, Cerita Seks Pembantu, Cerita seks abg, Cerita Seks Sedarah, Cerita seks Selingkuh, Cerita Seks Tante.


www.inginseks22.com

Hari yang aku tunggu-tunggu akhirnya datang juga, istriku kini telah mengandung janin anakku. Kata dokter istriku telah hamil 2 bulan. Dan yang lebih membuatku bahagia banget adalah istriku dengan kehamilannya menjadi sangat manja, dia mulai meminta ini dan itu dengan alasan itu bukan kemauannya, tapi kemauan si jabang bayi. Pernah sekali dia minta nasi gudeg pada jam 12 malam. Istriku terus merengek agar segera aku membelikannya. Akhirnya dengan berat hati aku akhirnya berangkat meski saat itu lagi hujan deras sekali. Dan yang membuatku kecewa, begitu aku telah sampai di rumah dan menyerahkan bungkusan nasi gudeg, dengan bernafsu sekali dia mulai membuka dan segera memakannya, namun itu hanya pada 2 sendok saja, dengan alasan sudah tidak lagi berselera.

Suatu malam ketika aku sedang asyik membaca majalah, istriku datang dengan membawakan aku segelas minuman hangat. Kemudian istriku menyampaikan bahwa saat itu dia tengah ngidam sesuatu yang sangat nyleneh. Istriku mengingatkan jika tidak kesampaian maka bayinya nanti akan berliur terus.

“Lagi ngidam apa sih Ma… kok kelihatannya mama berat banget mau nyampein?
“Anu Pa… sebenarnya … mama tu berat tuk bilang ke Papa… ngidam mama tu sudah 3 hari yang lalu, namun mama tekan terus, mama sudah berusaha tuk menghapus dan mengilangkan keinginan itu Pa” istriku menjelaskan sambil tubuhnya bersandar di bahuku
“Mama kan tahu Papa ni sayang banget ma Mama… “ kataku
“Mama tahu itu Pa…” jawab istriku
“Papa pasti memenuhi semua keinginan Mama… Papa janji..” kataku sambil mencium keningnya
“Bener ni Pa… Papa mau penuhi keinginan Mama… tapi janji Papa gak marah saat Mama nyapein..? kata istriku
“Iya … Papa Janji…” jawabku singkat

Sambil tangannya mengelus-elus dadaku, memelukku dengan sikap manjanya, istriku menyampaikan keinginannya itu.

“Gini Pa… tapi maafin Mama sebelumnya… Mama sendiri sebenarnya menolak dengan keinginan mama ini… sebab keinginan mama tergolong keinginan yang super gila… Mama tau itu Pa… beberapa hari ini Mama ingin sekali merasakan penis orang lain…” kata istriku tak berani menatapku.

Bagai disambar geledek, kepalaku seketika berubah menjadi berat dan jantung serasa berhenti berdetak. Sungguh aku terkejut bukan main. Ini tidak main main..ngidam macam apa ini…!!!

“Ma…. Mama lagi tidak sedang bercanda kan? Kataku menghibur diri
“Ini beneran Pa… maafin Mama ya Pa..” jawab istriku

Sesaat kemudian aku terdiam dan mengatur napasku yang tengah bergemuruh. Keinginannya memang gila dan bikin pusing kepala, sengaja dalam seminggu ini aku tidak berbicara kepada istriku. Akibatnya istriku menangis tiap malam di dalam kamar. Maka aku menjadi galau namun juga kasihan dengan kondisi istriku.
Malam berikutnya aku menghampirinya dan menanyakan tentang keinginannya itu.

“Ma… tolong jelasin ke Papa… apa sebenarnya yang kamu inginkan? Kataku pelan.
“Gini Pa… sebenarnya keinginan Mama tu hanya penis orang lain itu hanya menggesek vagina Mama, tidak sampai ngetot… Mama cuma pengin merasakan gimana sensasi ketika penis orang lain itu digesek-gesekkan di bibir vagina Mama… ? jawabnya sambil tetap menangis

Aku hanya diam mendengarkan penjelasaanya itu, pikiranku menjadi kacau membayangkan istriku sedang menikmati penis milik orang lain.

“Gimana Pa … boleh ya? Istriku kembali menangis.

Kepalaku serasa semakin pusing, jelas aku tidak rela istriku digagahi pria lain, Awalnya mungkin penis lelaki itu tidak sampai menerobos vagina istriku. Lama-lama karena keenakan kan bisa jadi berlanjut. Esok harinya aku pergi ke rumah temanku (Andi namanya) yang selalu aku minta pertimbangan jika aku mempunyai permasalahan. Maka begitu aku sampai di rumahnya, saat kami duduk di ruang tamu, aku segera menyampaikan masalah yang telah membuatku pusing tujuh keliling itu. Mendengar ungkapanku itu Andi sangat memahami apa yang aku rasakan.

“Ron.., menurutku keinginan istrimu itu memang gila…” Andi berpendapat
“Terus menurutmu aku harus bagaimana… apa aku harus mewujudkan keinginan gilanya itu? Jawabku sedikit agak emosi.

Ruang tamu itu sesaat menjadi hening… pikiranku menerawang entah kemana.

“Ndi… kamu bantu aku ya ….? Kataku dengan pelan
“Bantu yang gimana Ron? Katanya Andi yang Nampak bingung dengan perkataanku
“Kamu saja yang jadi orang lain itu” jawabku
“Apaaaaa….???? Andi sanagt terkejut.
“Iya Ndi… Biar kamu saja yang menjadi orang lain itu, aku gak rela jika vagina istriku disentuh oleh orang yang belum aku kenal… bantu aku ya Ndi..? jawabku dengan mimik sedih
“Maaf Ron… keinginan istrimu itu kan gak sampai ngetot kan, cuma digesek-gesekin dibibir vagina to… ? Tanya Andi
“Ya Ndi… Cuma digesekin…” jawabku
“Gak terlalu parah sih…dan pake pengaman juga kan… menurutku mungkin istrimu cuma ingin merasakan gosokan penis orang lain itu di klitorisnya.? Andi berusaha meredam kegalauanku.

Hari-hari berikutnya aku tidak bisa tidur, namun karena rasa sayangku kepada istriku yang besar, akhirnya aku harus mengabulkan keinginannya, demi istriku aku harus berkorban, siapa tau begitu aku mengiyakan keinginannya, istriku membatalkan ngidam gilanya itu.

“Ma… Okey … Mama boleh …” kataku
“Beneran ni Pa… Papa juga tidak sedang bercanda kan? Kta istriku terlihat senang sekali
“Iya boleh… tapi mama harus cari sendiri siapa orang itu, dan janji hanya sebatas menggesek vagina mama, tidak lebih” jawabku sambil menahan emosi di dadaku

Awalnya istriku tidak mau jika harus mencari sendiri orangnya, alasannya dimana, bagaimana mencarinya dan bagaimana cara mengajaknya begituan. Seminggu berlalu, aku rebahan di samping istriku sambil tanganku mengelus elus perutnya “Pa…aku sudah temuin siapa orangnya..aku ajak si Andi aja ya Pa? kata istriku pelan

“Ma… sebenarnya kemarin aku sudah nemui tu si Andi, tapi saat aku minta bantuannya, dia jawab katanya dia gak sampai hati lakuin itu, tapi kalo Andi jadi pilihan Mama ya gak papa, Papa percaya sama dia, tapi ingat janji mama untuk tidak berlanjut sampai ngetot ? kataku meminta kepastian. Istriku mengganggukkan kepalanya ?

“Hanya gesek gesek klitorisku aja kok Pa … tapi sampe Mama Klimaks ya Pa…” jawab istriku
Malam harinya aku Call dan kusuruh dia untuk datang ke rumahku… akhirnya aku kembali diskusi dengan Andi, dan ternyata Andi menyanggupi untuk membantuku

“Aku hanya membantu saja Ron, jangan kuatir, Aku gak bakalan terangsang. Penisku gak bakalan masuk, aku hanya menggesekkan batangku saja…” Kata Andi menyakinkanku.

Segera aku siapkan kamarnya, rencananya aku harus ada di sebelahnya ketika Istriku dirangsang. Semoga saja semua berjalan sesuai dengan niat awal, sungguh aku berharap ketika Andi sudah siap, Istriku membatalkan rencananya. Istriku datang menghampiri Andi dengan memakai pakaian tidur yang tipis. Puting susunya yang merah muda membayang di baliknya. Accchhh ….istriku memang seksi dan cantik….seketika terasa dadaku bergemuruh karena cemburu. Mata Andi tak berkedip menatap tubuh istriku,

“Pa… Papa jangan disini dong..aku jadi sungkan ni, Papa di ruang tamu aja. Aku gak lama kok…kan cuma menggesek gesek aja gak lebih….”kata istriku.
“Percaya aku Ron..?” Kata Andi pelan.

Di ruang tamu aku tiduran di sofa dengan gelisah, sudah 5 menit berlalu, samar-samar aku mendengar suara desahan dari mulut istriku yang berulang kali. 10 menit berlalu….. kembali samar-samar terdengar suara tempat tidur yang berderit-derit, pelan terdengar jeritan istriku…mungkin istriku telah mencapai klimaks..
Membayangkan apa yang diperbuat istriku di dalam kamar, hatiku dibakar cemburu yang luar biasa. Kupukuli sofa berulang kali karena aku menyesal telah mengabulkan keinginan istriku.

15 menit sudah berlalu….tapi mereka belum muncul ? kembali terdengar rintihan dan desahan panjang istriku. Suara tempat tidur berderit terdengar bertambah keras.
20 menit…aku tambah galau..mengapa belum selesai…45 menit… Tiba tiba pintu kamar terbuka, Istriku berjalan gontai kearahku sambil menyerahkan camera video. Buah dadanya yang ranum masih menyembul keluar.

“Papa lihat videonya nanti aja, setelah Andi pulang…takut kalo mas marah… Apa kata tetangga nanti…? kata istriku pelan sambil menyeka keringat di lehernya.

Kemudian aku berjalan kearah kamar. Aku lihat Anton masih menarik celananya ke atas. Di lantai aku lihat kondom yang sudah terisi penuh sprema. Kalau sampai keluar sperma tentu tidak hanya sekedar menggosok klitoris…(begitu kataku dalam hati)
melihat raut mukaku, Andi menghampiriku hendak menjelaskan kejadiannya.

“Sudah Ndi, kamu segera pulang saja… tidak perlu ada penjelasan, aku bisa lihat dari videonya kan ? thanks ya untuk bantuannya. Kataku dengan ketus.

Aku tidak sabar ingin segera mengetahui kejadian yang sebenarnya. Setelah andi pulang dan Istriku menutup pintu depan, dia berjalan dan duduk disampingku sambil berbisik ,?

“Papa nanti jangan marah ya…mungkin kejadiannya tidak seperti niat semula… tapi dilihat aja dulu Pa…? kata istriku mencoba menenangkanku. Aku diam saja sambil menyalakan player. Adegan dimulai Andi melepas celana panjangnya. Terlihat istriku duduk di tempat tidur. ?

“Kini kita harus bagaimana …? Kata Andi kepada istriku
“Emmm… Mas Andi tiduran aja, nanti aku yang diatas tubuh Mas Andi, tapi Mas Andi diam aja ya, tangan Mas Andi jangan nakal…eh jangan lupa pakein tu kondomnya…?” kata istriku member penjelasan

Lali Andi terlentang di tempat tidur sementara Istriku perlahan mulai menaiki tubuh Andi. Dan aku yakin Andi akan terangsang berat, terlihat batang kontolnya sudah menjulang tinggi padahal baru mulai. Istriku memandang camera, kemudian dengan posisi woman on top , tubuhnya perlahan bergoyang maju mundur. Tubuhku bergetar melihat istriku memejamkan matanya, aku jeles karena Istriku berusaha mencari kenikmatan dengan kontol Andi sahabatku. Goyangan Istriku bertambah cepat dengan diiringi suara desahan nikmat. Gerakan maju mundur pantat istriku menjadi lebih cepat. desahan dari mulutnya makin keras. ?

“Aaaahhh Enak bangetttt….maaf ya mas andi … Aaaah nikmat masssss…..” desah istriku makin menjadi

Tampaknya Andi mulai bernafsu, tangannya mulai bergentayangan ke payudara istriku yang bergoyang indah, berulang tangan kali Istriku menepisnya. Kali ini Andi turut menggerakkan tubuhnya naik turun.

“Setannnnn……” dadaku mulai bergemuruh, sebab aku khawatir batang Andi masuk ke dalam vagina istriku.

Goyangan istriku semakin liar. Lenguhannya makin keras. Rintihan histerisnya semakin keras. Istriku mengayunkan tubuhnya ke depan dan kebelakang menyebabkan rambut panjangnya terlempar kesana kemari. Gerakan tubuhnya makin liar. Tiba tiba kulihat jemari Istriku mengarah ke sela sela pahanya, rupanya dia ingin menggenggam batang milik Andi. Peristiwa yang tak kuinginkan terlihat di depan mataku. Istriku memasukkan batang kontol Andi ke dalam vaginanya.

“Ohhh Tuhannnnn..aku nggak tahan melihatnya…..”

Istriku merintih merasakan nikmat saat kontol andi sudah melesak ke dalam vaginanya.

“Aduh mbak… jangan dimasukin… jangan” Andi berusaha melarang tetapi nafsu istriku yang membara mengalahkan suaranya.

Dan Kontol Andi yang besar perlahan menerobos vagina istriku yang licin basah merekah. Wajah Andi tampak demikian ketakutan dengan berkali kali melihat ke camera seakan minta maaf bahwa itu bukan kemauannya.Pikiranku menjadi kacau balau antara marah dan rasa sayang kepada istriku, sementara Istriku kulihat tertunduk merasa bersalah.

“Ma… kenapa mama melanggar janji Mama sendiri… Kenapa Ma …? Kataku menahan gemuruh di dadaku

Kembali aku melihat video. Kontol andi yang besar keluar masuk dengan cepat seirama dengan goyangan istriku yang semakin liar.

“Mas Andi…. Aaaahhh lebih kuat dorongnya dong.. aakhh…” Tangan Istriku meremas kuat rambut Andi.

Istriku benar-benar mengerahkan seluruh tenaganya untuk menggapai kepuasannya. Bermenit-menit telah lewat, gerakan mereka tidak nampak mengendor. Aku yakin Istriku mendapatkan multi orgasme. Kepalaku makin lama makin berat melihat adegan dalam video itu. Bumi yang kupijak terasa bergoyang. Tubuh istriku menggelinjang, menciumi dada berbulu Andi. Sungguh sebuah adegan yang sangat mendebarkan dan amat erotis. Akhirnya Andi …

“Mbak ….aku keluar…” jerit Andi.

Setelah semua Andi klimaks, dada istriku naik turun menahan nafasnya yang memburu…

“Mas Andi… please masukkan lagi kontolnya… aku belum puas…pengamannya dilepas aja… biar nikmatnya semakin terasa ” kata istriku dengan nafas yang memburu.

Aku kaget dan bercampur heran, kenapa istriku malah meminta Andi melepas pengamannya Segera Andi menindih tubuh istriku dan menghunjamkan batang raksasanya ke vagina istriku dengan kuatnya. Suasana di ruang itu tiba-tiba menjadi gelap.

Subscribe to receive free email updates: